Belajar Filsafat Ilmu dalam Kursus FIlsafat

Senin, 21 Januari 2020 pukul 16.00 wib hingga 20.30 wib CCTD UKSW mengadakan kursus filsafat di ruang Probowinoto gedung G UKSW. Topik Filsafat ilmu merupakan topik ke tiga dalam enam rangkaian diskusi filsaat. Sebelumnya para peserta kursus telah mempelajari Sejarah Filsafat dan FIlsafat Ketuhanan.

Pemateri utama dalam topik filsafat ilmu adalah Dr. A. Setyo Wibowo, SJ, yang merupakan pengajar di STF Driyakara Jakarta. Pemateri menyajikan filsafat ilmu sebagai episteme yang terus berkembang dan menyentuh banyak wilayah realitas. Mulai dari penyingkapan kebenaran pengetahuan lewat falsifikasi, verifikasi, hingga rasionalime, kristisisme dan masuk ke fenomenologi, positivisme serta berakhir di idealisme. Perkembangan penyingkapan kebenaran tersebut disebabkan karena keterbatasan manusia dalam memahami realitas. Ilmu tidak hanya disingkapi menggunakan pendekatan ilmu alam, namun juga upaya fisio-sosial yang dikembangkan oleh Comte untuk membentuk hukum sosial, yang berguna untuk meramal sebuah struktur pengetahuan di masa akan datang.

Pada masa renaisans, pengetahuan berkembang secara masif dari ilmu alam hingga menyentuh ranah humaniora. Fenomenologi Husserl membantu para ilmuwan untuk membentuk karakteristik episteme bagi kehidupan humaniora. Pemateri mengajak peserta untuk mendiskusikan metode dan perkembangan karakteristik ilmu dari masa filsafat ilmu alam hingga masa humaniora secara sederhana dan menarik.

Pada akhir sessi, pemateri membahas tentang keberadaan post-truth dan neo-sofisme. Keberadaan kedua hal ini dapat menyebabkan kebenaran menjadi relatif dan subjektif. Untuk itu perlu pemahaman tentang metode pengetahuan yang tepat, sehingga manusia tidak dimanipulasi oleh manipulator kebenaran seperti pengikut post-truth dan neo-sofisme.

Kursus ini diikuti oleh sekitar 40-an dosen dan mahasiswa pasca sarjana dari berbagai disiplin ilmu di UKSW. Peserta sangat menikmati materi yang disajikan dan selalu terlibat dalam diskusi spontan saat materi diberikan.